Nefonaek, IndoSuar.com - Akibat pindahnya kantor Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Kota Kupang ke Alak sekitar 2 minggu lalu, pengusaha yang mengurus surat keterangan untuk usahanya mengeluh. Pengusaha mengeluh karena waktu pengurusan surat lebih lama akibat harus bolak-balik ke dalam kota Kupang dan alak untuk foto copy dan jilid berkas. Biaya yang dibutuhkan pun lebih besar karena harus pakai ojek atau angkutan umum dengan jarak yang sangat jauh.

Hal ini dikatakan Yulius Doke, pengusaha properti yang ditemui wartawan IndoSuar.com di Laboratorium Daerah Kota Kupang Kelurahan Nefonaek, Rabu (21/2/2018).

Menurut Yulius Doke, pengusaha yang beralamat di Kelurahan Penfui ini, rata-rata pengusaha beralamat di dalam kota kupang. Ada yang tinggal di Oesapa, Penfui, Kelapa Lima, Oebobo, Oebufu, Oepura dan sekitarnya.

"Kalau bisa, Kantor BLHD KOTA KUPANG kembali lagi ke sini (maksudnya ke kantor lama di Nefonaek, Red). Supaya urusan lebih cepat dan biaya yang kita keluarkan lebih ringan. Rata-rata teman-teman merasakan kesulitan yang sama," ujarnya.

Dikatakan, waktu untuk mengurus surat yang biasanya hanya 2 hari maksimal, sekarang waktunya lebih lama sampai 4 hari bahkan lebih.

"Karena setelah berkas suratnya jadi, kami pergi ambil di kantor baru di Alak. Terus kami datang ke oebobo atau oepura untuk jilid. Saat kembali ke kantor, sudah sore dan kantor sudah tutup. Terpaksa besoknya baru kami ke kantor BLHD Alak lagi," imbuhnya lirih.

Iya melanjutkan, kalau kantornya tetap di Nefonaek, lebih baik. Karena letaknya di tengah-tengah. Jaraknya relatif sama, baik untuk warga yang tinggal di penfui maupun yang tinggal di Alak.

Seorang karyawan BLHD Kota Kupang yang tidak mau disebutkan namanya saat ditemui di Laboratorium Daerah Kota Kupang kemarin mengaku kesulitan dengan jarak kantor yang cukup jauh dari rumah.

"Untuk antar jemput anak yang sekolah, sangat repot dengan perubahan yang terjadi. Pekerjaan kantor jadi agak terganggu. Karena dalam sehari harus bolak-balik dari rumah untuk antar anak ke sekolah, kemudian ke kantor di Alak, terus balik lagi jemput anak di Kupang, antar anak ke rumah, baru kembali ke kantor. Waktu hanya habis di jalan. Kasian warga yang butuh pelayanan kita, jadi terganggu," ujarnya.

Seperti diketahui, kantor BLHD Kota Kupang yang dulunya numpang di Laboratorium Kota Kupang di Kelurahan Nefonaek, dipindahkan ke kantor Dinas Kebersihan di kecamatan Alak akibat dua institusi daerah ini dimerger jadi satu oleh Pemerintahan Kota Kupang yang baru.

Sampai dengan berita ini dimuat, belum diperoleh konfirmasi dari pihak terkait. (*team)