NUSANTARALINE.COM, KUPANG – Calon Gubernur NTT, Ir. Esthon Leyloh Foenay, M.Si, menyempatkan diri untuk bertemu keluarga besarnya di Desa Tuadale. Kepada keluarga yang baru selesai mengikuti ibadah Minggu (26/11/2017) di Jemaat GMIT Sebiji Sesawi Tuadale, Esthon minta doa dan restu untuk dirinya yang berpasangan dengan Christian Rotok dalam Pilgub 2018.

“Seharusnya tadi saya ikut ibadah di sini. Tapi saya juga harus ikut pengukuhan dan perhadapan pengurus Kaum Bapak Sinode GMIT. Ini pengurus baru terbentuk setelah 70 tahun GMIT ada. Tapi karena sudah janji, saya tetap ke sini,” kata Esthon.

Dihadapan jemaat, Esthon yang adalah anak ke-11 dari almarhum Opa Wilhelmus Foenay yang adalah Fetor Kefetoran Foenay, mengatakan, selain minta doa restu, dia ingin melihat kolam yang dibangun ayahnya puluhan tahun lalu di wilayah itu.

“Saya kesini untuk bertemu langsung sambil melihat kolam yang dibangun almarhum ayah. Kolam ini menjadi salah salah sumber daya bagi masyarakat disini. Inisiasi ini dibahas oleh almarhum ayah dan menjadikan Tablolong sebagai pintu gerbang barat Pulau timor,” kata Esthon.

Esthon mengatakan, tujuannya ke Tuadale bukan untuk politik. “Saya kesini bukan tujuan politik tapi menginformasikan kepada keluarga bahwa saya maju sebagai calon gubernur NTT dengan Pak Christ Rotok. Mohon dukungan dan doa demi NTT yang lebih sejahtera dan berdaya saing,” ujarnya.

Pada kesempatan itu Esthon memberikan persembahan Rp 2 juta bagi pembangunan gedung ibadah Sebiji Sesawi Tuadale. “Ini sebagai awal saja.. Saya ingatkan agar Rumah Tuhan ini di bangun jangan terlalu megah agar jemaat dapat beribadah sesuai dengan kondisi budaya kita disini. Selain itu juga daerah kita rawan bencana alam, sehingga kita antisipasi dari awal Agar bisa digunakan untuk beribadah kepada Tuhan,” harapnya. **