NUSANTARALINE.COM, KUPANG - Perhelatan Pemilihan Gubernur (Pilgub) NTT pada tahun 2013 harus dilakukan dalam dua putaran. Dari empat paket yang bersaing saat itu, tak ada satu pun paket yang mencapai target minimal perolehan suara yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) agar langsung menang di putaran pertama.

Sesuai data yang dihimpun, empat paket yang ikut Pilgub NTT 2013 adalah Frans Lebu Raya- Benny Litelnony (Frenly), Esthon Foenay-Paul Talo, IA Medah-Melki Lakalena, Benny Kabur Harman-Willem Nope dan Christian Rotok-Paul Liyanto.

Dari hasil pemilihan, pasangan Frans Lebu Raya-Benny Litelnoni harus menghadapi pasangan Esthon Foenay-Paul Liyanto di putaran kedua. Pada Pilgub NTT 2003, total suara sah yang masuk ke KPU NTT sebanyak 2.286.461.

Berikut adalah perolehan suara pada putaran pertama Pilgub NTT 2013. Pasangan Frans Lebu Raya-Beny Litelnony yang diusung PDIP dan Hanura meraih 681.273 suara (29,80 persen).

Paket Esthon Foenay-Paul Talo yang diusung Partai Gerindra dan Partai Damai Sejahtera, dengan 515. 836 (22,56 persen).

Paket Ibrahim Medah-Melki Laka Lena yang diusung Partai Golkar, meraih suara 514.173 (22,49 persen). Perolehan suara mereka diikuti calon independen Cristian Rotok-Paul Liyanto dengan 332.569 suara (14,55 persen).

Posisi terakhir ditempati anggota DPR RI, Beny Kabur Harman-Welem Nope, yang diusung Partai Demokrat, dengan 242.610 suara atau (10,61 persen).  **